A Journey to Infinity

Sasa Esa Agustiana's Blog

Tampilkan postingan dengan label gempa indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gempa indonesia. Tampilkan semua postingan

Ternyata bukan cuma kepala aja yg bisa sakit.. itu pusing kepala namanya..., ternyata hati kita pun bisa sakit..


Ya Rabbi...
kami mengakui selama ini ...
dunia dan syaithan....
telah akrab memperdayai kami (Q.S.35:5-6)

Ya Rabbi...kami sombong!!
tak merendahkan diri..
dihadapan kebesaranMu...
(kebanyakan) dari kami tersesat...
kami lebih suka merugikan diri kami sendiri ....
tak pandai mensyukuri nikmat hidayahMu...

Sesungguhnya Engkau telah sering mengingatkan kami:
"Jika aku sesat ...
maka sesungguhnya
aku sesat untuk diriku sendiri,
dan jika aku mendapat petunjuk....
maka itu disebabkan
apa yg diwahyukan Rabbku kpdaku.
Sungguh Dia Maha Mendengar...
Maha dekat." (Q.S.35 50)

Ya Rabbi...kami serakah!!
merasa memiliki segalanya...
padahal semua milikMu...

Sesungguhnya jiwa dan harta kami milik Allah ..
dan sesungguhnya kami semua kembali kepadaMu...
(Q.S. 2: 155-156)

Ya Rabbi...
kami merendahkan diri padaMu..
berilah kami pahala dalam musibahku ini ...
dan berilah pengganti yg lebih baik ...(H.R. Muslim)

Ya Rabbi..
semoga kami termasuk
hamba2Mu..
yang masih beruntung peroleh ampunanMu ....
yang peroleh nikmat hidayahmu
sebelum terlambat maut menjemput kami..
hapuskanlah dosa2 kecil kami...
Betapa bersyukurnya kami...
dibalik musibah ada ampunanMu:


مَا مِنْ مُصِيْبَةٍ تُصِيْبُ الْمُسْلِمَ إِلاَّ كَفَّرَ اللهُ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا.

“Tiada suatu musibah pun yang menimpa seorang Muslim,
melainkan dengannya Allah hapuskan (dosa-dosa kecil)
darinya bahkan musibah sebatang duri pun yang menusuknya.”
( H.R.Bukhari & Muslim)

Ya Rabbi...
sepatutnya kami introspeksi diri..
Bilakah musibah adalah bagian azabMu ??
kami menerima itu,
dikarenakan kami tak tahu malu ingkar pada nikmat2Mu..
kami berlaku sama dengan mereka umat2Mu yg terdahulu...
"Mereka tidak mampu menghalangi (siksaan Allah) di bumi,
dan tidak akan ada bagi mereka penolong selain Allah.
Azab itu dilipat gandakan kpd mereka....
Mereka tidak mampu mendengar (kebenaran)
dan tidak dapat melihat (nya) (Q.S.11:20)

Bilakah musibah ini kasih sayangMu??
kami pun menerima itu, karena bila kami termsuk golongan
yg beriman dan beramal kebajikan,
tak berkurang nikmatMu...janjiMu pada kami,
"Sesungguhnya orang2 yg beriman
dan mengerjakan kebajikan...
dan merendahkan diri kpd Rabb ....
mereka itu penghuni surga...
mereka kekal di dalamnya." (Q.S.11:23)

Perumpamaaan ...
kedua golongan (orang kafir dan mukmin)
seperti orang buta dan tuli ...
dengan
orang yg dapat melihat dan mendengar.
Samakah kedua golongan itu? ?
Maka... tidakkah kamu mengambil pelajaran? (Q.S.11: 24)

Ya Rabbi...
Semoga kami mampu bercermin...
peroleh untaian hikmah2Mu (Q.S.2: 269)
dari peristiwa umat2 sebelum kami ...

Kami memohon pdaMu ya Rabbi..
dengan segala kerendahan jiwa dan harta kami....
hidup dan mati kami...yg ada dalam genggamanMu..
memohon semoga kami termasuk
digolongkan ke dalam golongan yg dapat
melihat dan mendengar seruanMu...
amiin ... :'(
wallahu'alam bishawwab...

Reminder to:
Aneka musibah dan azab di negeri kita, dan di belahan bumi di dunia

Hmm....Yuk Bersiap2 Setiap Saat...(Selamat tinggal dunia !)


Gempa berkali-kali melanda Indonesia belakangan ini dalam waktu yang relatif dekat. Berawal di Tasikmalaya, Yogyakarta, Aceh, Nusa Tenggara Barat, Toli-Toli, Bengkulu dan disusul Padang, dengan kekuatan bervariasi. Mengapa gempa sering mampir?

"Indonesia ini kan wiayah pertemuan tektonik besar yaitu tempat pertemuan lempengan Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik yang bertemu di Laut Banda. Tempat pertemuan antarlempeng di sekitar itu berpotensi melepaskan energi yang kita sebut sebagai gempa," ujar Kepala Balai Besar II BMKG yang membawahi Jawa, Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan, Suhardjono, ketika berbincang dengan detikcom, Rabu (9/9/2009) pukul 09.00 WIB.

Suhardjono menuturkan, layaknya seperti bermain tarik tambang, maka jika salah satu tali putus maka yang lain akan mencari keseimbangan.

"Tempat pertemuan itu saling dorong-dorongan dan ketika terjadi pelepasan di satu lokasi, maka yang lain akan menuju ke keseimbangan yang baru dan akan bergerak terus sehingga berpengaruh ke pertemuan lempeng yang lain," jelasnya.

Pelepasan energi itu, lanjut Suhardjono, sebenarnya terjadi setiap hari. "Kalau secara alami, Tasikmalaya migrate ke titik lain, ke Yogya, Bengkulu, Aceh, dan lain-lain selama flat bergerak terus," ceritanya.

Inilah teman2, kutipan berita dari detikcom, Gempa Terjadi Menerus karena Lempeng Cari Keseimbangan, Rabu 9 Sept 2009.

hmm...kawan2 apa yang terlintas dalam pikiran dan perasaan?
Begitu dekaat kita dengan kematian....

pemaparan fakta2 di atas, analisa bahwa kita BERPIJAK di bumi yang demikian rawan?
insyaAllah, akan ada saat hal itu, TIBA2, menjadi kenyataan...!!
Yuk....Siapkan Diri, menghadapi kematian kita setiap saat....

Maha benar Allah dengan segala firmanNYa,

"Tatkala telah datang ajal,mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) memajukannya. " (Q.S. al-A'raaf :34)

"Dan tiada seorang pun yg dapat mengetahui (dgn pasti), apa yang akan dijalaninya besok. dan tiada seorangpun yg dapat mengetahui, di bumi mana ia akan mati." (Q.S. Luqman 34)

"Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan Sesungguhnya pada hari kiamat akan disempurnakan pahalamu. Siapa saja yg dijauhkan dri neraka dan dimasukkan surga, sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain, hanyalah KESENANGAN yang MEMPERDAYAKAN." (Q.S. Ali Imran : 185)

"Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi? Mereka menjawab: "kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakan kepada orang2 yg menghitung. "Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (dibumi) melainkan sebentar saja, kalu kamu sesungguhnya mengetahui." Maka apakah kamu mengira,bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kau tidak akan dikembalikan kepada Kami? (Q.S. Al-Mu'minuun: 112-115)

Dari Anas ra, ia berkata: Nabi saw. menggaris beberapa garis kemudian bersabda, "Ini adalah CITA2 manusia dan ini adalah AJALnya. Ketika ia sedang berusaha untuk mencapai cita2nya, TIBA2 datanglah garis yg lebih pendek, yaitu ajalnya." (H.R. Bukhari)

Dari Ibnu Mas'ud ra. ia berkata: Nabi saw. membuat GAMBAR 'Empat Persegi Panjang'. DiTENGAH2 di tarik satu 'GARIS SAMPAI KELUAR (persegi panjang)'. Kemudian beliau membuat GARIS PENDEK2 di DALAM persegi panjang, seraya bersabda: "Ini adalah (gambaran) Manusia", dan 'Empat Persegi Panjang yg mengelilingiya, adalah AJAL', 'garis yg keluar dari persegi panjang adalah CITA2nya', sedangakan 'garis yg pendek2 adalah HAMBATAN2nya.' Apabila ia dapat menghadapi hambatan yg satu, maka ia akan menghadapi hambatan yg lain. Dan apabila ia dapat mengatasi hambatan yg lain, maka ia akan mengahadapi hambatan lain lagi, (sampai ia mati). "(H.R. Bukhari)

Maka, semoga kita tak lalai dan merugikan diri sendiri, firmanNya mengingatkan,"Hai orang2 yg beriman,janganlah harta2mu dan anak2mu melalaikan kamu dari mengingat Allah, siapa saja yang berbuat demikian, maka mereka itulah orang2 yg RUGI, dan belanjakanlah sebagian apa yg telah Kami berikan kpdmu, sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata: "Ya Rabbku,mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yg dekat, agar aku dapat besedekah dan aku termasuk orang2 yg shaleh?" Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan." (Q.S. Al-Munaafiqun:9-11),

"...Sungguh mereka telah MERUGIKAN DIRI MEREKA SENDIRI, dan telah hilang dari mereka apa2 yg mereka ada2kan itu. (Q.S 7:53)

Semoga tak ada penyesalan pada saat kita menghadapNya....
tapi penuh suka cita, karena...
menuju alam yang lebih baik dan kekal..
"Sesungguhnya orang2 yg beriman dan beramal shaleh, mereka itulah sebaik2 makhluk. Balasan mereka disisi Rabbnya adalah surga2 Adn yg mengalir sungai2 dibawahnya,mereka KEKAL didalamnya SELAMA2NYA, Allah Ridha terhadap mereka, dan mereka pun RIDHA kpdNya. Yang demikian itu, adalah untuk orang2 yg takut kepada RabbNya. (Q.S. 98: 7-8)
aamiin Ya Rabbal 'alamiin...^_^
wallahu'lam bishawwab. (by sasa esa agustiana)